Pasang Iklan Gratis

Kapal induk Garibaldi dikawal fregat saat lintasi Laut Merah-Laut Arab

 Perjalanan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia menuju Indonesia mendapat pengawalan kapal-kapal fregat. Terutama saat melintasi Laut Merah sampai Laut Arab.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan, minimal akan ada 2 kapal fregat yang menjaga kapal induk tersebut dalam pelayarannya.

”Selama melintasi Laut Merah-Teluk Aden-Laut Arab, (Garibaldi) akan dikawal oleh beberapa kapal fregat Italia,” kata dia pada Selasa (25/8).

Tidak hanya kapal fregat Italia, kapal-kapal fregat milik TNI AL juga akan mengawal kedatangan kapal induk tersebut saat memasuki perairan Indonesia pada pertengahan bulan depan.

”Rencananya akan ada pengawalan minimal 2 KRI fregat Indonesia dan pesawat udara Puspenerbal pada saat memasuki perairan Indonesia,” imbuhnya,

Dalam kesempatan yang sama, TNI AL juga sudah berencana untuk melaksanakan uji coba di atas kapal induk tersebut. Nantinya unsur udara TNI AL akan mencoba on board.

Memulai Berlayar dari Italia Sejak 24 Agustus 

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi memulai pelayaran dari Italia menuju Indonesia pada Senin malam (24/8).

Alat utama sistem persenjataan (alutsista) terbaru TNI AL itu akan singgah di Arab Saudi.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengungkapkan bahwa pelayaran tersebut sudah sesuai rencana awal.

”Dalam pelayarannya menuju Indonesia, Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez, dengan agenda singgah di Jeddah, Arab Saudi dan Colombo, Sri Lanka,” terang Rico dikutip pada Selasa (25/8).

Menurut jenderal bintang satu TNI AD tersebut, pelayaran dari Colombo akan diteruskan dengan menyesuaikan rencana operasi dan navigasi kapal induk pertama milik Indonesia tersebut.

”Sebelum melanjutkan pelayaran menuju Indonesia. Untuk detail rute pelayaran selanjutnya akan menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal,” terang dia.

Siapkan 2 Opsi Nama untuk Kapal Induk Pertama

Presiden Prabowo Subianto direncanakan memberikan nama untuk kapal induk pertama TNI AL.

Sejauh ini ada 2 opsi yang sudah muncul, yakni Gadjah Mada dan Panglima Soedirman.

Kedua nama tersebut masuk dalam usulan yang akan dipertimbangkan oleh presiden.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan hal itu saat ditanyai oleh awak media di Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026.

Menurut Ali, 2 nama tersebut telah masuk untuk diserahkan kepada Presiden Prabowo. Namun, keputusan final belum disampaikan.

”Namanya belum ditentukan, nanti kami nunggu mungkin dari bapak presiden atau dari menhan akan memberikan usulan namanya. Memang salah satunya itu, salah satu usulannya ada Gadjah Mada, ada Panglima Soedirman,” ucap Ali.

Selain kedua nama tersebut, orang nomor satu di TNI AL itu mengungkapkan bahwa pihaknya fokus pada persiapan awak kapal induk yang didatangkan dari Italia tersebut.

Sementara terkait dengan perbaikan kapal yang kini masih bernama Giuseppe Garibaldi itu menjadi urusan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

”Itu Kementerian Pertahanan yang lebih paham masalah anggaran maupun biayanya. Yang penting kami siap mengawaki,” tegasnya.

0 Response to "Kapal induk Garibaldi dikawal fregat saat lintasi Laut Merah-Laut Arab"

Posting Komentar