China sesalkan salahguna resolusi DK PBB tentang Houthi di Laut Merah
Resolusi Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak boleh disalahartikan atau disalahgunakan, dan kedaulatan, keamanan, serta integritas wilayah Yaman harus dihormati sepenuhnya, kata seorang utusan China di PBB
DK PBB pada Rabu itu mengadopsi resolusi yang memperpanjang persyaratan pelaporan bulanan atas serangan Houthi di Laut Merah. Rancangan resolusi tersebut memperoleh 13 suara dukungan, sementara China dan Rusia memilih abstain.
Dasar hukum untuk laporan Sekretaris Jenderal PBB kepada Dewan Keamanan mengenai serangan terhadap kapal dagang dan komersial di Laut Merah adalah Resolusi Dewan Keamanan 2722, yang diadopsi pada Januari 2024.
Sayangnya, setelah diadopsinya resolusi tersebut, beberapa negara melakukan tindakan militer terhadap Yaman, yang sangat merusak proses penyelesaian damai di Yaman dan meningkatkan risiko keamanan di Laut Merah, kata Sun Lei, wakil perwakilan tetap China untuk PBB.
"Kami menegaskan kembali bahwa resolusi Dewan Keamanan tidak boleh disalahartikan atau disalahgunakan, bahwa Piagam PBB harus dipatuhi secara ketat, dan bahwa kedaulatan, keamanan, serta integritas wilayah Yaman harus dihormati sepenuhnya," kata Sun Lei dalam penjelasan mengenai pemungutan suara tersebut.
Situasi di Yaman dan Laut Merah terkait erat dengan konflik di Gaza.
China menyerukan implementasi penuh fase pertama perjanjian gencatan senjata, realisasi nyata gencatan senjata yang permanen di Gaza, dan implementasi awal solusi dua negara, demi mendorong penyelesaian masalah Palestina yang komprehensif, adil, dan permanen secepat mungkin, sekaligus menciptakan kondisi yang kondusif bagi pemulihan perdamaian serta stabilitas di seluruh kawasan Timur Tengah, ujar utusan China itu.
0 Response to "China sesalkan salahguna resolusi DK PBB tentang Houthi di Laut Merah"
Posting Komentar